Kamis, 06 Juli 2017

“Traveling”

Kamu bosan dengan suasana kota Jakarta yang selalu macet? Ingin liburan? Atau bahkan ingin melihat kehidupan di bawah laut? Nih penulis kasih rekomendasi tempat liburan yang oke banget. Yaps pasti udah pada tau dong kalau di Jakarta ada yang namanya kepulauan seribu. Kenapa disebut kepulauan seribu? Karena super banyak pulaunya dan sangat wajib kalian datengin satu persatu.
                                             
             Di kepulauan seribu tersebut kalian bisa mengistirahatkan sejenak pikiran kalian dari tumpukan beban pekerjaan, tugas kuliah, kemacetan bahkan beban hidup. kalo zaman sekarang disebutnya refreshing (menyegarkan pikiran). Nah kemarin penulis baru dari salah satu pulau yang ada di kepulauan seribu, yaitu Pulau Pari. Jika para pembaca ingin mendatangi kepulauan seribu kalian bisa menggunakan kapal feri dari Muara Angke dengan jarak tempuh 1 jam 30 menit. Jika anda ingin cepat, anda bisa menggunakan speedboat dari Pelabuhan Marina Ancol, dan hanya memakan waktu perjalanan selama 45 menit.

             Untuk biaya transportasi anda cukup mengeluarkan uang sebesar Rp.90.000 untuk pulang pergi dan jika kalian ingin menginap di pulau pari di sediakan penginapan. Penginapan itu sendiri adalah rumah-rumah warga pulau pari. Dan jika para pembaca tidak mau ribet dan mempunyai uang lebih untuk mengurus tiket kapal dan penginapan, pembaca bisa membayar bisa menggunakan JTT (Jasa Tour dan Traveling).

            Pulau Pari adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia. Pulau ini berada di tengah gugusan pulau yang berderet dari selatan ke utara perairan Jakarta. Dengan pantainya yang berpasir putih dan berair bening kehijauan, Pulau Pari menjadi salah satu objek wisata di Kepulauan Seribu.
             Di pulau pari sendiripun terdapat pantai perawan. kenapa di sebut pantai perawan? Karena mitosnya kondisi pantai perawan, pada jaman dahulu kala ada seorang gadis kecil yang hilang dipantai tersebut, sampai saat ini belum juga ditemukan. Ada beberapa warga bilang gadis tersebut hilang karena dibawa burung gagak yang begitu besar, dan ada juga warga yang berpendapat gadis tersebut hilang karena dibawa atau diambil makhluk halus (jin).

      Dari sanalah sejarah mitos pantai perawan bermula. Selain itu ada beberapa orang mengatakan kalau pantai ini belum terjamah olah warga setempat. makanya pantai pasir perawan begitu unik dengan bentuknya yang berkelok-kelok, pasir pantainya yang begitu putih dan lembut, terlebih lagi adalah pamandangan alam dari bibir pantai yang kearah laut terdapat pohon-pohon bakau yang rindang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke Blog saya, Bila ada yang ingin berkomentar silahkan berkomentar dengan sopan